Dalam sistem komputer semua data
kita tersimpan dalam media penyimpanan. User biasanya tidak mengetahui bagaimana
data tersebut disimpan secara fisik karena yang tampil pada monitor adalah
bagaimana data tersimpan secara logikal. Dalam menempatkan data di komputer
kita perlu juga berhati-hati karena penempatan yang sembarangan akan
menyusahkan kita sewaktu kita membutuhkannya. Oleh karena itu perlu kita mengenal
data-data kita sendiri terutama tipe dan letak penyimpanan.
A. FILE/BERKAS
File atau file komputer adalah
data/informasi yang tersimpan pada media penyimpanan di komputer. File komputer
ini bisa diasumsikan sebagai file kantor tetapi dalam bentuk digital bukan
kertas.
File biasanya ada bermacam-macam.
Untuk mempermudah user mengelolanya maka data yang sejenis dikelompokkan
menjadi satu tipe file tertentu yang ditandai dengan penamaan ekstensi. Ide
tentang penggunaan ekstensi untuk penggolongan jenis file telah lama ada dan
terus digunakan hingga sekarang di semua sistem operasi. Ekstensi file memberi
tahu sistem operasi tentang jenis file dan aplikasi apa yang digunakan untuk
membuka (melihat, memainkan/play, edit, konversi, cetak, burn) atau
melakukan tindakan tertentu terhadap file tersebut.
Kata file muncul dalam
konteks penyimpanan komputer pada awal 1952, menunjuk pada informasi yang
tersimpada di punched cards. Pada awal penggunaan orang sering
mengasumsikan file sebagai hardware (lebih dari sebagai isinya), misalnya :
disk driver IBM 350 disebut sebagai disk files. Sepuluh tahun kemudian
(1962) barulah diperkenalkan file-file sistem (Compatible Time Sharing
System) yang mengacu pada beberapa file dalam satu media penyimpanan, yang
membawa pada penggunaan istilah yang lebih tepat. Nama file CTSS memiliki dua
bagian, yaitu : nama utama dan nama kedua yang mengindikasikan tipe file.
Penamaan Nama File Komputer
Struktur dasar dari nama file komputer adalah :
• Nama file dasar
• Ekstensi file
Ekstensi file dipisahkan dari nama
file dasar dengan tanda titik, misalnya : namafile.ext atau suratperintah.txt. Nama
file dasar dapat mengandung beberapa titik tetapi titik terakhir yang dikenali oleh
sistem operasi sebagai pemisah dengan ekstensi, misalnya : nama.file.dasar.ext
atau surat.perintah.txt. Nama file (nama file dasar dan ekstensi) dapat
menggunakan semua karakter, angka, beberapa simbol tetapi tidak boleh
menggunakan simbol khusus yang dilarang oleh sistem operasi ( \ / * :< >
? | ).
Pada umumnya nama file menggunakan
tiga atau empat karakter ekstensi untuk menentukan tipe file, misalnya :
ORGANISASI.DOC, FOTO1.JPG, KEUANGAN.XLS, SURAT.DOCX, INDEX.HTML.
Pada beberapa sistem operasi
pemberian ekstensi pada nama file adalah optional/pilihan/tidak harus
sedangkan yang lain diwajibkan. Pada sistem operasi terdahulu, panjang nama
file dasar dibatasi 8 karakter, sedangkan pada sistem operasi modern tidak ada
batasan. Tipe file ada banyak sekali karena umumnya setiap aplikasi memiliki
tipe filenya sendiri. Secara umum tipe file dapat diketegorikan, antara lain :
B. DIREKTORI/FOLDER
Direktori atau folder tempat penampungan
maya yang berisi file atau direktori yang lain. Pada sistem operasi tertentu digunakan
nama direktori (Linux, MS DOS) sedangkan pada sistem operasi lain digunakan
nama folder (Windows). MS DOS MS Dos menggunakan istilah direktori. Struktur
file paling tinggi dalam MS Dos adalah Drive. Di bawah drive terdapat direktori
dan dibawah direktori disebut Subdirektori:
1.
Windows
Struktur file paling tinggi dalam My
Computer. Dibawah My Computer terdapat drive dan semua tempat dibawah drive
disebut folder. Pada mode teks baik Windows maupun Dos memiliki pusat / root
direktori denan format drive:\ , misalnya c.
2.
Linux
Linux menggunakan istilah direktori.
Struktur file paling tinggi dalam Linux disebut ROOT yang ditandai dengan /.
Semua tempat yang dibawah root disebut direktori dan dibawah disebut
subdirektori.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar